Perkuat Kualitas Data IKP, Bawaslu Tapin Ikuti Peningkatan Kompetensi Pengelola Data
|
Rantau – Staf HP2H Bawaslu Kabupaten Tapin mengikuti Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) pada 26-28 Oktober 2026 melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini memperkuat kemampuan pengelola data dalam menghimpun, memverifikasi, dan memastikan keakuratan informasi sebagai dasar pemetaan potensi kerawanan pemilu.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai kompetensi dasar enumerator serta teknik wawancara dengan pakar dan tokoh kunci. IKP merupakan instrumen untuk memetakan potensi kerawanan pemilu melalui empat dimensi, yakni konteks sosial-politik, penyelenggaraan pemilu, kontestasi, dan partisipasi.
Pemateri Faizi, Ph.D., menekankan pentingnya peran enumerator dalam memastikan setiap informasi yang dihimpun tercatat sesuai fakta dan standar yang telah ditetapkan. Enumerator dituntut menjaga netralitas, menggali informasi secara tepat, melakukan verifikasi, serta menjaga integritas selama proses pengumpulan data.
Penguatan kompetensi juga disampaikan oleh Neni Nur Hayati, Direktur DEEP Indonesia. Ia menyoroti bahwa kualitas IKP 2029 sangat ditentukan oleh kualitas data lapangan. Karena itu, enumerator perlu dibekali pengetahuan, keterampilan wawancara, serta sikap etis dan netral agar data yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, Usep Saepul Ahyar dari Populi Center menjelaskan bahwa enumerator bukan sekadar pengisi instrumen, melainkan pihak yang menentukan kualitas informasi. Setiap wawancara perlu didukung pencatatan yang tertib, pemisahan data survei dan catatan pendalaman, serta bukti yang jelas agar informasi dapat ditelusuri dan diverifikasi.
“Data yang berkualitas dimulai dari petugas yang kompeten dan berintegritas,” menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut. Prinsip ini menegaskan bahwa keberhasilan pemetaan kerawanan tidak diukur dari banyaknya temuan, tetapi dari keakuratan informasi dan kejelasan sumber yang mendasarinya.
Melalui kegiatan ini, staf HP2H Bawaslu Kabupaten Tapin diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan data IKP yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Peningkatan kompetensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan dini melalui pemetaan kerawanan pemilu yang berbasis data dan fakta lapangan.
Penulis dan Foto : Laila N