Lompat ke isi utama

Berita

Saatnya Gen Z Ikut Ambil Peran, Bawaslu Tapin Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif

Gen Z Ikut Ambil Peran, Bawaslu Tapin Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif

Saatnya Gen Z Ikut Ambil Peran, Bawaslu Tapin Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif

Bawaslu Kabupaten Tapin menggelar Diskusi Luring Pendidikan Pengawas Partisipatif yang bertempat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Tapin, Sabtu (06/06/2026).

 Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), Thessa Aji Budiono.


Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi melalui pengawasan partisipatif.


Dalam sambutannya, Thessa Aji Budiono menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara maupun pengawas pemilu, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi.


“Seyogyanya, pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara dan pengawas pemilu semata, melainkan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara. Karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan diskusi luring ini hingga selesai agar memperoleh pemahaman yang utuh mengenai pentingnya pengawasan partisipatif dalam setiap proses pemilu,” ujar Thessa.


Lebih lanjut, Thessa berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan pemahaman peserta mengenai pentingnya pemilu yang berintegritas dan berkeadilan.


“Harapan kami, setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta akan semakin memahami bahwa pemilu adalah hal yang sangat penting bagi keberlangsungan demokrasi. Pemilu harus terlaksana dengan jujur dan adil, dan untuk mewujudkannya diperlukan peran serta seluruh masyarakat dalam mengawasi dan mengawal setiap prosesnya,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Tapin, Abid Fikasi Gulo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan dalam pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah pembelajaran sekaligus penguatan kapasitas masyarakat dalam memahami tugas dan fungsi pengawasan pemilu.


Abid menegaskan bahwa pengawasan yang efektif tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi dan dukungan masyarakat sebagai garda terdepan dalam mendeteksi serta mencegah potensi pelanggaran.


“Kami berharap melalui kegiatan ini lahir kader-kader pengawas partisipatif yang mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menjaga proses demokrasi,” ujar Abid.


Melalui kegiatan Diskusi Luring Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, Bawasl Kabupaten Tapin berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pengawasan pemilu dan terlibat aktif dalam mengawal setiap tahapan demokrasi demi terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis : Laila N

Foto : Gita S