Anggota Bawaslu Tapin Hadiri Sidang Terbuka Doktor; Promovenda Melly Minarti Singgung Pendidikan Demokrasi
|
Melly Minarti saat sidang terbuka promosi Doktor, Senin (21/7/2025) bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) singgung Pendidikan Demokrasi Ala Gus Dur dan Buya Syafi'i. Melly mahasiwa program Doktor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari mempertahankan disertasinya di hadapan para Profesor dan Doktor penguji dengan judul Pendidikan Islam Moderat ; Kajian Pemikiran Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Syafi'i Ma'arif (Buya Syafi'i).
Melly Menjelaskan bahwa Pendidikan demokrasi menjadi isu sentral yang berpengaruh besar terhadap masa depan Indonesia. Sebagai intelektual muslim, kehadiran Gus Dur dan Buya Syafi'i sangat penting. Mereka Memberikan kontribusi pemikiran yang signifikan untuk merealisasikan nilai-nilai islam termasuk demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.
"Pendidikan demokrasi menjadi isu sentral yang berpengaruh besar terhadap masa depan Indonesia", Paparnya. Kehadiran Gus Dur dan Buya Syafi'i memberikan kontribusi pemikiran yang signifikan untuk merealisasikan nilai-nilai islam termasuk demokrasi dalam kehidupan sehari-hari." Lanjutnya
Promovenda Melly Minarti merupakan Guru PNS mapel PAI di Kabupaten Tapin, menjadi salah satu guru Penggerak. Dalam bidang kepemiluan, Melly pernah menjadi tim seleksi anggota Bawaslu kabupaten/kota di Kalimantan selatan pada tahun 2023 serta menjadi Narasumber Rutin Kegiatan Bawaslu untuk materi Pengawasan Partisipatif di wilayah kalimantan selatan, khususnya Tapin.
A Fadzlur Rahman, Anggota Bawaslu Tapin Kordinator divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HP2H) mengatakan, "Kami ucapkan selamat dan apresiasi kepada Dr. Melly Minarti atas capaian akademiknya. Semoga capain ini bermanfaat untuk nusa bangsa, dan menjadi kontribusi riel dalam bidang pendidikan, khususnya pendidikan demokrasi di Tapin".
Foto dan Editor : Humas